Social Icons

Kamis, 09 Oktober 2014

VIRUS

VIRUS
Biologi X bab 3 

1.     Bagaimanakah ciri-ciri Virus ?
 
Virus berarti racun karena memang kebanyakan virus ini merugikan karena menyebabkan penyakit pada hewan, tumbuhan dan manusia, merupakan  mikroorganisme yang ukurannya lebih kecil dari bakteri dan tidak memiliki protoplasma, hanya dapat berkembang biak dalam substrat ( dasar makanan ) yang berupa sel atau jaringan hidup seperti embrio ayam, jaringan hewan, tumbuhan dan manusia,     berbagai macam bentuk virus antara lain : batang, bola, jarum dan ada yang seperti kotak ,  bersifat ultramikroskopik yaitu dapat kita lihat kalau menggunakan mikroskop elektron dikarenakan ukuran virus sangat kecil diukur dengan milimikron ( mm ), 1 mm = 0,001m ( micron )  dan 1m ( micron ) = 0,001 mm, akan tetapi ada beberapa virus yang berukuran relatif lebih besar yatu virus Vaksinia diameter sekitar 230nm ( 0,23 mm ), ilmu yang mempelajari tentang virus disebut Virologi.

Sering orang mempermasalahkan virus itu maklhuk hidup atau benda mati ?, virus sendiri merupakan peralihan dari benda mati dan benda hidup, virus disebut makhluk hidup karena memiliki materi genetik ( ADN / ARN ), virus disebut benda mati karena dapat dikristalkan.
Pada tahun 1892 ,ilmuwan Rusia bernama Iwanowsky dan Beyeriinck (1899) menemukan virus yang menyerang tanaman tembakau disebut TMV ( Tobaco Mozaik Virus ) yang mengakibatkan tanaman tembakau  daunnya  berbintik-bintik kuning.,  virus yang menyerang  bakteri  contohnya bakteri Escherichia coli biasa disebut bakteriofage, bentuk bacteriofage seperti huruf T sehingga disebut virus T.

2.Bagaimanakah Struktur Virus ?

Partikel virus ( disebut virion ) terdiri atas :Sebuah inti dalam (interior ) dari asam nukleat. Ada beberapa virus yang asam nukleatnya DNA dan ada yang RNA. Tak ada yang memiliki kedua-duanya , Pada umumnya, asam nukleat terdapat sebagai molekul tunggal dan Lapisan protein yang mengelilinginya disebut kapsid. Kapsid melindungi inti asam nukleat, menentukan macam sel yang akan dilekati partikel virus, membantu menyisipkan virion ( atu setidak-tidaknya intinya ) kedalam sel inangnya.
 
Gambar  1. 1.  Virus

3. Bagimanakah Reproduksi Virus ?
a. Fase Litik :   apabila tubuh bakteri hancur (  lisis ) karena penuh dengan virus.
Meliputi 4 tahap antara lain :
1).Virus menancapkan jarum pada sel bakteri.
2).Virus memasukkan (DNA/RNA ) kesitoplasma sel.
3). DNA  virus menggantikan DNA bakteri.
4).DNA virus replikasi, dilanjutkan transkripsi membentuk protein virus.
5).DNA virus dibungkus virus sehingga terbentuk virus baru dalam tubuh bakteri pecahlah sel bakteri 
( Litik).
Gambar Litik
b. Fase Lisogenik :  apabila DNA virus hanya menempel  pada DNA bakteri tanpa terjadi pembentukan virus  baru  yang mengakibatkan baketri menjadi  kebal ( imun).
  1. Kapsid : lapisan pembungkus tubuh virus tersusun oleh protein
  2. Isi : berupa asam nukleat pada bacteriofage berupa ADN (Asam Deoksiribo Nukleat )
  3.  Ekor : terdapat serabut ekor yang berbentuk jarum yang gunanya untuk melekatkan tubuh pada  bakteri dan memasukkan DNA virus ketubuh bakteri
Gambar 4.3 Virus T

4. Apakah bahaya virus bagi kehidupan manusia ?

a.     Beberapa Virus yang merugikan :
Virus DNA dan Virus RNA
1). Virus DNA pada hewan dan manusia adalah :
  • Adenovirus virus yang dapat menyebabkan penyakit pada saluran napas, memyebabkan tumor pada hewan pengerat. 
  • Parpovirus virus yang dapat menyebabkan penyakit pada pencernaan makanan. 
  • Pavopavirus virus yang dapat menyebabkan penyakit kutil pada manusia, kelinci,anjing dan kanker pada tikus. 
  • Virus Herpes virus yang dapat menyebabkan penyakit herpes dan kanker pada manusia. 
  • Virus cacar virus yang dapat menyebabkan penyakit cacar pada manusia.
2). Virus RNA pada hewan dan manusia adalah :
  • Enterovirus virus yang dapat menyebabkan penyakit diare , polio dan meningitis
  • Rhinovirus virus yang dapat menyebabkan sakit panas. 
  • Togavirus virus yang dapat menyebabkan penyakit demam kuning rubella ensefalitis pada manusia. 
  • Virus Influenza virus yang dapat menyebabkan penyakit influenzapada manusia. 
  • Paramyxovirus virus yang dapat menyebabkan penyakit saluran napas ,campak, gondongan pada manusia dan  NCD ( News Castle Deseases ) pada ayam. 
  • Arenavirus virus yang dapat menyebabkan  penyakit meningitis dan hemorhagie fever. 
  • Rhabdovirus virus yang dapat menyebabkan rabies. 
  • Coronavirus virus yang dapat menyebabkan infeksi saluran napas bagian atas. 
  • Retrovirus virus yang dapat menyebabkan tumor tertentu, leukemia, dan AIDS. 
  • Reovirus virus yang dapat menyebabkan gangguan pernapasan, diare pada manusia,ternak,dan tikus.
3. Virus pada tumbuhan  adalah :
  • TMV ( Tobaco Mazaik Virus )  yang dapat menyebabkan penyakit mozaik pada tanaman tembakau. 
  • Virus Tungro  yang dapat menyebabkan penyakit pada kerdil pada tanaman padi. 
  • CVPD ( Citrus Vein Phloem Degeneration )  virus yang dapat menyerang pembuluh tapis ( phloem ) pada  batang tanaman jeruk.
5. Apakah peran  virus dalam biologi sel ( Biologi Molekuler ) ?
Beberapa penelitian virologis dalam biologi molekuler :
  1. Berbagi enzim seluler dapat mensintesis molekul molekul bagian tubuh virus, terutama m RNA virus dan protein-protein spesifik virus yang membentuk membran. Karena itu virus dapat dipakai untuk meneliti  mekanisme kerja seluler . Hal ini bermanfaat untuk memproduksi m RNA pada inti sel  hewan.
  2. Virus dapat memutuskan ( menghentikan ) fungsi sel inang, dan materi genetic virus dapat mengambil alih fungsi sel tersebut, Sehingga dapat dipakai meneliti fungsi factor-faktor tertentu dalam sintesis protein.
  3. Dapat dipakai untuk model dari suatu rekombinasi DNA asing dengan DNA sel , DNA  virus tersebut selanjutnya dapat berperan sebagi DNA seluler.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar