Social Icons

Minggu, 04 Mei 2014

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pertumbuhan dan Perkembangan Tumbuhan


Pada Postingan terdahulu kita telah membahas pengertian Pertumbuhan dan Perkembangan, maka pada kesempatan kali ini saya akan membahas Faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan pada Tumbuhan.
Pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan dipengaruhi oleh dua faktor, yaitu faktor dalam (intern) dan faktor luar (ekstern).
Apakah pengaruh faktor-faktor itu terhadap pertumbuhan dan perkembangan?

Faktor lingkungan yang mendukung, ditambah dengan potensi dari dalam tubuh tumbuhan merupakan kombinasi yang mengoptimalkan
produktivitas tumbuhan. Dengan demikian, ada dua hal yang berpengaruh terhadap pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan, yaitu:

1. faktor internal, contohnya hormon yang mengontrol pertumbuhan dan perkembangan;
2. faktor eksternal, contohnya kondisi fisik kimia lingkungan, seperti
panjang pendeknya hari, temperatur, sumber nutrisi, dan pencahayaan.
Jadi, dapat dikatakan bahwa pertumbuhan dan perkembangan adalah hasil
dari interaksi antara faktor internal (potensi genetik) dengan faktor eksternal
(kondisi lingkungannya). Hilangnya pertumbuhan suatu organ atau jaringan
makhluk hidup dapat disebabkan oleh salah satu faktor di atas saja atau dapat
disebabkan oleh kedua-duanya.

1. Faktor Internal
Faktor internal dipicu oleh serangkaian proses yang terjadi dalam sel,
seperti pembelahan, pemanjangan, dan diferensiasi. Umumnya, faktor-faktor
internal yang ada di dalam tubuh ini berupa senyawa biokimia, seperti
hormon dan enzim.

a. Hormon
Tumbuhan menghasilkan beberapa jenis hormon tumbuhan
di antaranya auksin, giberelin, gas etilen, sitokinin, dan asam
absisat. Hormon tersebut diproduksi di dalam tubuh, tetapi
dipengaruhi oleh kondisi eksternal.

1) Auksin

Hormon ini ditemukan pada titik tumbuh batang dan
selubung daun pertama tanaman monokotil yang disebut
koleoptil, ujung akar, serta jaringan yang masih bersifat
meristematis. Adapun fungsi auksin sebagai berikut
• Pembentangan sel
• Pembelahan sel
• Merangsang pembentukan buah dan bunga

2) Giberelin
Giberelin terdapat pada bagian batang dan bunga.
Fungsi hormon giberelin terlihat dalam tabel berikut.
• Menyebabkan tanaman berbunga sebelum waktunya
• Menyebabkan tanaman tumbuh tinggi
• Memacu aktivitas kambium
• Menghasilkan buah yang tidak berbiji
• Membantu perkecambahan biji

3) Gas etilen
Ada berbagai macam fungsi gas etilen. Salah satunya
interaksi gas etilen dengan auksin dapat memacu
pembungaan pada buah, misalnya mangga dan nanas.
Pada beberapa tumbuhan, interaksi gas etilen dengan
giberelin dapat mengatur perbandingan bunga jantan
dan betina. Fungsi utama gas etilen adalah
• Mempercepat pemasakan buah
• Mempertebal pertumbuhan batang
• Pengguguran bunga

4) Sitokinin
Sitokinin merupakan hormon tumbuh yang terdapat
pada tubuh tumbuhan. Sitokinin dibentuk pada sistem
perakaran. Fungsi hormon tersebut adalah
• Merangsang pertumbuhan akar sehingga lebih cepat memanjang
• Mempercepat pelebaran daun
• Perangsang pertumbuhan tanaman ke arah samping dan pucuk tanaman
• Merangsang aktivitas pembelahan sel
• Membantu perkecambahan biji

5) Asam absisat
Berbeda dengan hormon yang lain, asam absisat
mempunyai fungsi menghambat pertumbuhan
• Mengurangi kecepatan pembelahan
• Mengurangi pemanjangan sel
• Membantu pengguguran bunga
• Menyebabkan dormansi
Link Terkait



Tidak ada komentar:

Posting Komentar